"Pemimpin sebagai Agen Perubahan"
Oleh: Toman Sony Tambunan
(Aparatur Sipil Negara, Akademisi, Pembelajar, Penulis Buku,
Praktisi, Peneliti, Konsultan, Editor Buku, Reviewer Jurnal)
Tindakan nyata sebagai bentuk dari peran pemimpin sebagai agen perubahan (agent of change) dalam suatu organisasi maupun negara, diantaranya yaitu:
Pertama, Perubahan Struktur, artinya pemimpin melakukan semua perubahan di bidang manajemen organisasi, tingkatan manajerial, ruang lingkup pekerjaan, struktur organisasi, tujuan dan sasaran organisasi.
Kedua, Perubahan Teknologi, artinya pemimpin melakukan perubahan dalam organisasi yang dipimpinnya melalui perubahan tata cara kerja, baik dalam bentuk metode maupun peralatan, yang itu semua digunakan untuk mengubah masukan menjadi keluaran (produksi).
Ketiga, Perubahan sumber daya manusia, artinya pemimpin melakukan perubahan terhadap sikap, perilaku, pengharapan, persepsi, dan pengetahuan dari orang-orang yang dipimpinnya. Melalui pendekatan perubahan orang, dapat membantu setiap individu mampu bekerja dan menghasilkan karya, sehingga pada akhirnya akan memperoleh kehidupan dan kesejahteraan yang layak.
Perubahan merupakan kenyataan hidup dan harus dilakukan dalam kehidupan organisasi. Pemimpin melalui perannya dituntut untuk melakukan perubahan bagi organisasi yang dipimpinnya demi kemajuan dan kelangsungan kehidupan organisasi. Kemampuan untuk mengelola perubahan merupakan bagian terpenting yang harus dimiliki oleh pemimpin. Kemampuan yang baik dimiliki seorang pemimpin akan menunjukan kredibilitas dan reputasi pemimpin itu sendiri, sehingga memudahkan pemimpin untuk mendapatkan dukungan dari para bawahan (pengikutnya). Kemampuan dimaksud disini adalah pengetahuan yang dimiliki dari proses pembelajaran dan hasil dari pengalaman; kecerdasan yang dibawa sejak lahir; serta waktu yang tersedia dimiliki pemimpin untuk melakukan perubahan.
Kepemimpinan perubahan merupakan bentuk dari sikap, tindakan dan gaya dari kepemimpinan seorang pemimpin untuk bersedia beradaptasi terhadap perubahan-perubahan. Untuk bisa beradaptasi terhadap perubahan dibutuhkan perencanaan, strategi, kerjasama, dan komitmen bersama untuk bersedia melakukan tindakan dalam menghadapi perubahan. Seorang pemimpin harus mampu melibatkan, memberdayakan dan mengendalikan semua sumber daya-sumber daya yang dimiliki dalam suatu organisasi atau negara untuk melakukan perubahan-perubahan. Seorang pemimpin harus menerapkan fungsi-fungsi manajemen yang baik (mulai dari perencanaan, pengorganisasian, pengarahan dan pengendalian), untuk melakukan perubahan.
Catatan: 10 Juli 2021
Tidak ada komentar:
Posting Komentar