Pembelajaran Asinkron

 "Pembelajaran Asinkron"

Oleh: Toman Sony Tambunan
(Aparatur Sipil Negara, Akademisi, Pembelajar, Penulis Buku, Praktisi, Peneliti, Konsultan, Editor Buku, Reviewer Jurnal)

 Sebagaimana telah disebutkan pada materi sebelumnya, bahwa cara seseorang dalam proses pembelajaran, baik berperan sebagai tenaga pengajar yang melaksanakan kegiatan pengajar, maupun peserta didik yang mengikuti proses belajar melalui media web dapat dibagi menjadi dua bentuk yaitu: ”Sinkron”, dan ”Asinkron”.

Pembelajaran Asinkron atau disebut juga dengan ”Pembelajaran Mandiri Lokasi” dapat terlaksana sesuai dengan kebutuhan dan jadwal Anda sendiri. Pembelajaran Asinkron merupakan metode pembelajaran yang dimana tenaga pengajar atau tutor menyediakan materi belajar, kemudian di bagikan (share) ke tautan (link) tertentu untuk bisa dipelajari oleh peserta didik secara mandiri. Metode pembelajaran asinkron dapat berupa video online yang memberikan penjelasan atas suatu materi belajar tertentu, modul pelajaran mandiri, perpustakaan virtual, posting catatan kuliah, serta artikel atau makalah yang sudah diposting ke media platform belajar.
Pembelajaran asinkron dapat disamakan dengan pendekatan ’Massive Open Online Courses (MOOC)’, yaitu sistem pembelajaran berupa kursus atau proses pembelajaran berbasis online (dalam jaringan) yang diselenggarakan secara besar-besaran dan terbuka dengan tujuan untuk memungkinkan partisipasi tanpa batas yang dapat diakses melalui platform web. Lembaga kursus atau institusi pendidikan dapat menyediakan media platform web untuk menyampaikan bahan/materi belajar sehingga mudah diakses oleh semua pihak, baik diperoleh secara gratis maupun dengan berbayar.
Kebaikan dari metode pembelajaran asinkron, diantaranya adalah: Pertama, Fleksibilitas artinya setiap individu dapat mengakses bahan ajar/materi belajar sesuai waktu dan kebutuhannya. Kedua, Belajar secara mandiri artinya setiap individu dapat memperoleh bahan ajar/materi belajar sendiri, tanpa bersaing dengan peserta didik/siswa lainnya. Setiap individu bisa melakukan pembelajaran secara mandiri. Ketiga, Tersedia berbagai pilihan artinya setiap individu bebas memilih dan menentukan materi belajar yang dibutuhkanya. Sementara, kelemahan dari metode pembelajaran asinkron, diantaranya adalah: Pertama, Impersonal artinya proses pembelajaran hanya bersifat mandiri, tanpa ada sentuhan kolaborasi, kerja sama, tanpa motivasi dari pihak lain, dan tidak langsung mendapatkan umpan balik. Kedua, Dukungan disiplin yang tinggi artinya setiap individu yang belajar secara mandiri akan membutuhkan banyak disiplin maupun waktu untuk berusaha menarik/mempengaruhi Anda agar mau membaca materi. Karena tidak ada pihak lain yang turut membimbing dalam proses belajar, maka kemungkinan besar seseorang akan mudah menyerah, malas, dan akhirnya tidak mau termotivasi untuk belajar kembali.



Catatan: 10 Juli 2021


Tidak ada komentar:

Posting Komentar