Neurosains dalam Pendidikan (Bagian 1)

 "Neurosains dalam Pendidikan (Bagian 1)"

Oleh: Toman Sony Tambunan
(Aparatur Sipil Negara, Akademisi, Pembelajar, Penulis Buku, Praktisi, Peneliti, Konsultan, Editor Buku, Reviewer Jurnal)

 Neurosains merupakan sistim pendidikan baru yang mempelajari tentang sistim kerja syaraf. Pada umumnya para tenaga pendidik sangat jarang sekali memperhatikan permasalahan berkaitan sistim kerja syaraf dalam proses pembelajaran. Ketidaktahuan terhadap sistem kerja syaraf menyebabkan suasana pembelajaran menjadi kaku, kurang inovatif, kurang menarik, dan akhirnya dapat menimbulkan ketidaksukaan peserta didik dalam mengikuti proses pembelajaran. Para tenaga pendidik dapat dikatakan bahwa masih jarang memperhatikan bidang neurosains ini sehingga menyebabkan munculnya suasana pembelajaran yang pasif dan tidak optimal dalam merangsang sel-sel saraf di dalam otak manusia.

Secara etimologi, neurosains merupakan ilmu neural (neural science) yang mempelajari sistim syaraf, terutama berkaitan dengan neuron atau sel syaraf dengan pendekatan multidisipliner. Secara terminologi, neurosains merupakan bidang ilmu yang fokus pada studi ilmiah terhadap sistim syaraf. Peran penting dari neurosains diantaranya adalah menjelaskan perilaku manusia dari sudut pandang aktivitas yang terjadi di dalam otaknya. Penelitian tentang neurosains menemukan bahwa terdapat keterkaitan antara otak dan perilaku (karakter) manusia.
Positron Emission Tomography (PET) sebagai instrumen dalam mengukur keefektifan otak, diketahui ada enam sistim otak (brain system) yang secara terpadu mengatur semua perilaku manusia.
Keenam sistim otak tersebut adalah:
Pertama, Cortex Prefrontalis.
Kedua, Sistim Limbik.
Ketiga, Gyros Cingulatus.
Keempat, Ganglia Basalis.
Kelima, Lobis Temporalis.
Keenam, Cerebellum.
Keenam sistim otak tersebut memiliki peranan penting dalam pengaturan kognisi, afeksi, dan psikomotorik, termasuk Intelligent Quetiont (IQ), Emotional Quetiont (EQ), dan Spiritual Quetiont (SQ).

Catatan: 10 Juli 2021


Tidak ada komentar:

Posting Komentar