"Peran Orang Tua dalam Mendukung Pembelajaran Berbasis Online"
Oleh: Toman Sony Tambunan
(Aparatur Sipil Negara, Akademisi, Pembelajar, Penulis Buku,
Praktisi, Peneliti, Konsultan, Editor Buku, Reviewer Jurnal)
Peran dan dukungan dari orang tua untuk kegiatan proses pembelajaran peserta didik di rumah, serta dikombinasikan dengan keterlibatan peran guru pada pemberian materi belajar sangat penting untuk keberlangsungan tercapainya tujuan pendidikan yang efektif bagi setiap anak. Kemitraan dan kerja sama yang efektif antara orangtua, keluarga, dan institusi pendidikan untuk mendukung proses pembelajaran anak, akan mengarahkan kepada hasil belajar yang lebih baik dan optimal. Orang tua merupakan pendidik pertama dan berkelanjutan dari anak-anak mereka. Faktor dari kualitas guru, termasuk standar dan pelatihan dalam keterlibatan orangtua, penting untuk memfasilitasi keterlibatan orang tua yang efektif. Keterlibatan orangtua sebagai bentuk dari kemitraan antara keluarga, institusi pendidikan dan masyarakat, sehingga menyebabkan meningkatnya kesadaran orang tua tentang manfaat atas kesediaan mau terlibat dalam proses pendidikan anak-anak mereka.
Kegiatan pembelajaran yang dilaksanakan secara daring nyatanya tidak lebih mudah dibandingkan dengan pembelajaran secara tatap muka. Orang tua dituntut untuk mampu berperan sebagai guru bagi anak–anak mereka, dan hal tersebut tidaklah mudah. Orang tua harus belajar kembali tentang materi pelajaran yang tengah dipelajari oleh anak. Hal ini tentunya menjadi tantangan yang tidak akan mudah untuk dilalui mengingat materi pelajaran saat ini jauh berbeda dengan apa yang dipelajari oleh para orangtua kita dahulu. Bagi orang tua dengan latar belakang pendidikan yang memadai serta didukung dengan fasilitas atau sarana yang lengkap, mendampingi anak untuk belajar di rumah mungkin tidak akan terlalu berat. Yang diperlukan adalah kesediaan dan kesabaran untuk tetap berada di samping anak-anaknya. Lain halnya dengan orangtua yang tingkat pendidikannya kurang memadai, menjadi guru bagi anak-anak mereka bukanlah perkara mudah. Selain itu keterbatasan akses informasi juga menjadi kendala tersendiri bagi sebagian orangtua dalam membimbing anak–anaknya. Beratnya tantangan dalam mendidik anak sendiri di rumah pada akhirnya membuat sebagian orang tua bereaksi terhadap kebijakan sekolah yang memberikan tugas terlalu banyak kepada anak-anak mereka.
Catatan: 10 Juli 2021
Tidak ada komentar:
Posting Komentar